tips perawatan bayi baru lahir

TIPS Perawatan Bayi

9 KESALAHAN MERAWAT BAYI & MENGHINDARINYA

Walaupun orang tua sudah berusaha merawat bayinya sebaik mungkin dan sarat
dengan teori-teori yang dibaca dari buku-buku mengenai cara merawat
bayi/anak, ibu dan ayah yang baru memiliki bayi masih sering melakukan
kesalahan. Mulai dari bayi yang tidak berhenti menangis sampai ke harus
ruang gawat darurat sebuah rumah sakit. Berikut kesalahan yang kerap
dilakukan dan cara mengatasinya.

KLIK – Detail

1. Menengok bayi yang baru lahir

Bayi berusia di bawah enam bulan memerlukan waktu untuk membentuk sistem
ketahanan tubuh yang kuat. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh sungkan-sungkan
meminta teman dan kerabat yang datang untuk mencuci tangan sebelum memegang
bayi Anda dan minta kepada mereka untuk tidak berada terlalu dekat dengan
bayi, terutama bila mereka sedang batuk atau flu.

Selain itu, hindari keramaian. Bila harus membawa si kecil keluar rumah,
gendong anak dan hadapkan mukanya ke wajah Anda untuk menghindari orang yang
tak dikenal berada dekat-dekat dengannya,

2. Pakaian

Bayi yang baru lahir sangat mudah kepanasan. Jadi, sebaiknya pakaikan baju
yang tidak terlalu tertutup. Kenakan baju bayi sesuai cuaca sehingga dia
tidak merasa terlalu kepanasan atau terlalu kedinginan.

3. Kunci sebagai pengganti mainan

Membiarkan anak Anda bermain dengan kunci sebagai pengganti mainan akan
berisiko kunci tersebut dimasukkan ke dalam mulutnya. Bila gigi si kecil
mulai tumbuh, simpan kunci-kunci karena kunci biasanya mengandung timah.
Walaupun kadarnya rendah, tetap merupakan salah satu faktor penyebab
penurunan IQ. Kadar timah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan otak.

4. Tidur tengkurap

Penelitian menunjukkan, bayi yang tidur tengkurap di atas selimut yang
lembut berisiko 21 kali lipat terserang SIDS (sudden infant death
syndrome/sindroma kematian bayi mendadak) dibanding bayi yang tidur
telentang di atas selimut yang tak terlalu lembut atau mudah bergeser.

5. Kekurangan cairan pada bayi yang tidak rewel Ada bayi yang tenang dan
tidak rewel dan orang tua mengira bayinya tidak lapar. Hal ini ternyata
keliru. Beri makanan pada bayi secara teratur dan perhatikan apakah ia sudah
cukup makan atau belum. Tanda-tanda seorang bayi cukup makan adalah bila
bayi mengompol paling tidak 6 kali dalam sehari pada usia satu minggu
pertama sesudah kelahirannya. Bila Anda tidak melihat tanda-tanda ini,
konsultasikan ke dokter.

6. Antibiotik

Banyak orang tua yang meminta dokter untuk memberikan antibiotik pada buah
hatinya yang sedang sakit. Antibiotik tidak baik untuk penyakit yang
disebabkan oleh virus yang umum seperti flu, muntah-muntah, diare, dan sakit
tenggorokan (kecuali bila infeksi yang disebabkan oleh bakteri
streptokokus). Selain itu, kebiasaan mengonsumsi antibiotik menyebabkan bayi
menjadi kebal dan pada saat yang diperlukan antibiotik menjadi tidak
berfungsi.

7. Dosis tepat

Beri obat pada si kecil sesuai dengan dosis yang disarankan. Dosis untuk
bayi dan pada anak yang usianya lebih tua tidaklah sama. Untuk menghindari
pemberian dosis yang berlebihan, ikuti saran yang diberikan dokter.

8. Benda-benda berbahaya

“Suatu hari saya menemukan kapur barus di dalam hidung anak saya”, cerita
seorang ibu yang mempunyai balita berusia 1,5 tahun. Begitu si kecil dapat
merangkak, periksa seluruh sudut rumah Anda, perhatikan hal-hal yang
berbahaya yang dapat dijangkau oleh anak Anda. Pindahkan stop kontak yang
berada di bawah, singkirkan vas, pajangan-pajangan lain yang terbuat dari
pecah-belah, ujung furnitur yang runcing, dan simpan obat-obatan dari tempat
yang terjangkau oleh anak.

9. Anggapan bahwa alami berarti aman

Jangan menganggap bahwa produk alami aman bagi bayi sampai Anda mendapatkan
kepastiannya dari dokter Anda. Hal yang sama berlaku bagi obat-obatan yang
dapat Anda temukan di internet. Cetak informasi tersebut dan konsultasikan
pada dokter anak Anda.

TIPS PENTING

  • Kotoran bayi

Anda tidak perlu khawatir. Kadang kotoran bayi anda tampak aneh. Ada bayi
yang kotorannya tidak keras, ada pula yang agak keras.

  • Menggendong bayi

Pada usia 6 bulan sejak kelahirannya, sebaiknya Anda jangan terlalu sering
menggendong si kecil.

  • Demam

Pada bayi usia 6 minggu, Anda tidak perlu khawatir bila panas badannya
mencapai 37°C sejauh dia tampak aktif dan gembira. Anda tidak perlu
melarikannya ke rumah sakit, cukup menelepon dokter anak Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: